Keluaran 23:20-33
TEMA MINGGUAN : “Ketaatan Mendatangkan
Kesejahteraan”
Syalom
Damai di hati
Tidak terasa saudara dan saya sudah
berada pada hari-hari terakhir di bulan januari. Bulan pertama dari tahun
anugerah Tuhan, tahun 2019.
Baik saya dan saudara pasti punya
banyak hal yang diimpikan, di harapkan, dirindukan serta dicita-citakan untuk
terjadi di tahun 2019. Begitu banyak rencana dan harapan. Tentunya semua
berharap mendapatkan kesejahteraan dan kebahagiaan. Karena apapun pekerjaan
kita, apapun yang nanti menjadi tugas tanggung jawab kita semua masing-masing,
pasti menginginkan mendapatkan kesejahteraan dalam kehidupan pribadi, keluarga,
masyarakat dan gereja kita semua. Pasti semua mengharapkan kebahagiaan
dimanapun kita pergi dan berada.
Begitupun bangsa Israel yang di
pembacaan ini sedang mempersiapkan diri berangkat menuju tanah Kanaan. Tanah
yang mereka belum tahu apa yang akan terjadi disana. Mereka belum mengerti apa
yang dapat mereka lakukan disana. Yang mereka tahu adalah Tuhanlah penuntun
jalan mereka.
Tuhan sebagai penuntun, punya
hal-hal yang ingin Tuhan arahkan agar berjalan sesuai kehendakNya. Sama seperti
orang tua yang sudah berpengalaman dan sudah mengetahui lebih dulu, mau
menasehati anak muda yang sedang mengalami masa mudanya. Orang tua yang sudah
tahu, pasti memberi nasihat, karena menginginkan anaknya tidak salah jalan.
Tuhan yang sudah tahu apa yang ada
di depan bangsa Israel, walaupun orang Israel belum tahu. Karena Tuhan sudah
tahu apa yang akan dihadapi maka di berilah nasihat agar orang Israel tidak
kesulitan.
Bimbingan Tuhan kepada bangsa
Israel dalam bacaan ini, juga adalah janji Tuhan untuk kita yang akan menapaki
tahun 2019 yang juga kita belum mengetahui apa yang ada di depan kita.
Bimbingan Tuhan dalam bacaan ini
dimulai dengan janjiNya yang mengatakan akan menyertai bangsa Isarel dengan
mengutus malaikatNya (ay. 20)
Malaikat Tuhan yang berjalan di
depan, berarti, Tuhan yang mengawal dan membentengi. Jadi semua yang akan
menghadapi orang Israel akan dihadapi dan diperangi oleh malaikat itu terlebih
dahulu.
Sehingga dalam perjalanan, orang
Israel tidak perlu takut dan gentar.
Tidak perlu kuatir akan adanya
bangsa asing (ay. 24), karena Sang Penguasa Semesta sedang berjalan mendahului
mereka semua.
Selain janji, Tuhan juga memberikan perintah.
1.
Jagalah dirimu (ay. 21). Artinya menjaga diri dari segala perbuatan dosa.
2.
Mendengarkan perkataan malaikat tersebut (ay. 21)
3.
Janganlah engkau sujud menyembah kepada allah bangsa lain (ay. 24)
4.
Janganlah mengadakan perjanjian dengan bangsa yang tidak
mengenal Allah (ay. 32)
Perintah ini sebenarnya hanya
pengulangan dari perintah-perintah yang sudah terlebih dahulu Tuhan katakan.
Hanya untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa Israel harus terus menjadi bangsa
yang dengar-dengaran.
Kalau taat atau dengar-dengaran,
mulailah Tuhan membuka jalan dan menunjukkan rencanaNya yang luar biasa
Dalam bacaan ini, ayat 27 sampai
31, begitu tertata dan terencana dengan sempurna apa yang akan Tuhan lakukan.
Tuhan telah menetapkan langkah demi langkah dan memikirkan semuanya untuk
kesejahteraan bangsa Israel.
Mendengar ini semua, saya yakin
saudara dan sayapun mau mendapatkan bimbingan dan janjiNya Tuhan tersebut.
Intinya mudah saja, taat dapat
berkat, tidak taat mendatangkan kutuk.
Tetapi janganlah menjadi orang
Kristen yang hanya mengejar berkat tetapi tidak dekat kepada Sang Pemberi
Berkat.
Janganlah pula berpemahaman bahwa
kalau dalam pencobaan, berarti Tuhan tidak memberkati. Pemikiran ini yang
banyak membuat orang Kristen murtad saat dalam pencobaan. Apapun yang terjadi
dalam hidup kita, yang dapat kita lakukan hanyalah taat kepada perintah Tuhan.
Agar di tahun 2019 ini yang kita
belum tahu apa yang akan terjadi kedepannya, Tuhan sudah berjalan terlebih
dahulu dan menyiapkan dan merancangkan semuanya untuk kesejahteraan kita semua.
Ulangan 7:9
Sebab itu haruslah kau ketahui,
bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian
dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada
perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan.
Tetaplah taat dan setia kepada
Tuhan, dengan melakukan perintahNya, karena Tuhan kita adalah Allah yang setia
yang selalu menepati janjiNya.
Amin

Comments
Post a Comment